Kapolresta Kediri AKBP Mulia Hasudungan Ritonga benar-benar berhati-hati menyikapi rencana pertandingan Persik versus Persebaya yang direncanakan digelar di Stadion Brawijaya pada 5 Agustus mendatang. Faktor kedatangan Bonek, julukan kelompok supporter Persebaya, ke Kota Tahu menjadi pertimbangan utamanya menyiapkan pengamanan ekstra.
Selain meminta panitia pelaksana pertandingan (panpel) Persik menyiapkan angkutan, Ritonga juga akan melakukan kordinasi lintas wilayah untuk menjaga keamanan. “Kami akan berkordinasi dengan polres-polres lainnya untuk menjaga keamanan seandainya Bonek benar-benar datang,” kata Ritonga.
Hal itu menurut mantan Kapolres Jayawijaya itu sangat perlu untuk menjaga kondisi ketertiban sepanjang perjalanan Bonek jika datang dan pergi dari tempat pertandingan. “Kalau tidak ada kerjasama lintas polres masih rawan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ritonga meminta panpel menyediakan angkutan untuk Bonek jika pertandingan digelar di Kediri. Itu diperlukan untuk mengangkut pendukung setia Persebaya itu setelah menyaksikan pertandingan dari Stadion Brawijaya.
Jika tidak ada angkutan yang disediakan, polisi khawatir kehadiran Bonek tersebut berdampak besar pada keamanan dan ketertiban di Kediri mapun di daerah sepanjang jalur yang dilalui. Sebab jika sampai Bonek kleleran, mereka bisa saja berbuat ulah. Baik melalukan pengerusakan maupun perampasan di sepanjang jalan.
Sementara itu, untuk kepastian jadi tidaknya memberikan izin pertandingan lawan Persebaya tersebut, Ritonga mengaku akan melakukan rapat dengan para stafnya. “Saya baru di Kediri. Saya akan meminta pertimbangan staf saya yang lebih ahli soal ini sebelum mengeluarkan keputusan,” tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar