Kamis, 05 Agustus 2010

Pesona Kim Jeffry Dalam Charity Game


Aksi perdana Kim Jeffry Kurniawan, calon pemain Persema berkebangsaan Jerman, berlaga di Indonesia menuai pujian. Skill individu yang ia tunjukkan pada laga Charity Games di Stadion Gajayana kemarin sore (4/8) cukup menonjol.
Kontribusinya bersama tim Garuda Merah cukup besar hingga menang 4-1 atas Garuda Putih. Kerja sama Kim dengan Irfan Bachdim (SV Argon, Belanda) cukup menyedot perhatian pertahanan Garuda Putih. Sejak menit 10 duet pemain asing keturunan Indonesia itu sudah mengancam jala Garuda Putih yang dikawal Ronny Tri.
Semenit kemudian, mantan gelandang FC Heidelsheim Jerman itu menciptakan assist dari tendangan penjuru. Umpan matangnya disambar Fery Ariawan dan berbuah gol. Gol tersebut menggandakan keunggulan Garuda Merah setelah empat menit sebelumnya Irfan Bachdim mengoyak jala Garuda Putih.
Pada Menit ke-18 lagi-lagi Kim menunjukkan kemampuannya. Umpan satu-duanya dengan Fery Ariawan merepotkan barisan lini belakang Garuda Putih yang digalang Irfan Raditya. Sayang tendangan Fery masih melambung di atas mistar gawang.
Di babak kedua, Kim tak henti menunjukkan kualitasnya. Pada menit ke-56 M Kamri hampir mencetak gol berkat assist Kim. Pun delapan menit setelahnya Kim hampir mencetak gol. Namun tendangannya melambung.
Pertarungan lini tengah antara Kim di Garuda Merah melawan Atep di Garuda Putih semakin tak terelakkan. Kim mulai terpancing bermain kasar. Akibatnya pada menit ke-71 dia diganjar kartu kuning.
Usai pertandingan beragam pujian mengalir pada gelandang kelahiran Muhlacker 23 Maret 1990 itu. Pelatih tim Garuda Putih Jaya Hartono menilai ada dua pemain proses naturalisasi yang cukup berbahaya. Yaitu Kim dan Irfan Bachdim.
”Saya akui Kim pemain yang pintar, dia punya peluang besar menjadi pemain bagus di musim depan. Tinggal bagaimana dia cepat adaptasi komunikasi,” kata mantan pelatih Persib itu.
Senada, pelatih tim Garuda Merah Subangkit mengakui Kim memiliki skill komplet sebagai gelandang. ”Tinggal dia diberi banyak kesempatan untuk belajar. Dia akan menjadi pemain hebat,” kata mantan pelatih Persema itu.
Setelah pertandingan Kim mengaku sangat menikmati permainan kemarin sore. ”Saya sangat enjoy dengan pertandingan tadi. Im very enjoy it friend,” ucapnya. Tentang kartu kuning yang diterimanya Kim tidak mau menjawab. Dia hanya melempar senyuman.
Ayah Kim, Pi Kurniawan mengatakan putranya berhasil melewati laga perdananya tersebut dengan baik. ”Kim main cukup bagus sore ini (kemarin). Tentang kartu kuning itu biasa di pertandingan,” ucapnya.

Tidak ada komentar: